Jumat, 18 Februari 2011

PEPE BILANG: Kita harus selalu mensyukuri apa yang kita miliki ....

Pepeku bukan seorang yang hebat dalam urusan agama, ia bukan seorang kiyai, bukan pula seorang yang disebut uztad dan belum pula naik haji sebagai rukun Islam ke lima. Tetapi, pepeku selalu memberi kami wejangan-wejangan keagamaan.

Suatu hari, pepe bilang begini: "Kita harus selalu mensyukuri nikmat yang telah Tuhan beri kepada kita. Kita harus selalu berucap Alhamdulillah ketika kita selesai makan, karena makan adalah nikmat dan rezekiNya. Kita harus ucapkan pula Alhamdulillah, betapa pun kecilnya kesenangan yang kita miliki..." Ketika kutanya, mengapa demikian, pepeku menjawab: "Tuhan akan menambah nikmat itu jika kita selalu mensyukurinya ...."

Ketika aku coba tanya lagi, tentang makna Alhamdulillah, pepeku bilang: "Nak, di dalam satu kata itu memiliki makna yang amat dalam dan besar, Segala puji bagi Allah ...; jadi kalau tentang Baik, maka Allah maha baik, tentang kaya, maka Allah yang maha kaya; jika tentang kuat, maka Allah yang maha kuat. Kita memuji itu ..." Perkataan pepe terus meluncur dan kami semakin hening mendengarnya. "Coba makna Bismillahirrohmanirrrochim, di situ ada kata Rahman, dan ada pula kata Rahim; Dia yang maha Pengasih ... setiap yang ada di bumi itu atas kasihNya; ... dan ia jaga dunia ini atas sayangNya. Bumi ini berputar atas rahmatNya sehingga kita hidup dalam edar yang tak hancur atas sayangNya!"

Kami semua terdiam. Suara hening kemudian lenyap berganti suara hujan di luar yang semakin deras. 





 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar